Selasa, 22 Januari 2013

sejarah musik underground di indonesia


SejarahMusik Underground Di Indonesia
DI BANDUNG sekitarawal 1994 terdapat studio musik legendaris yang menjadi cikal-bakal scene rock underground di sana. Namanya Studio Reverse yang terletak di daerahSukasenang.Pembentukan studio inidigagasoleh Richard Mutter (saatitu drummer PAS) danHelvi.Ketika semakin berkembang Reverse lantas melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka distro (akronimdari distribution) yang menjual CD, kaset, poster, t-shirt, serta berbagai aksesoris import lainnya.
Selaindistro, Richard juga sempat membentuk label independen 40.1.24 yang rilisan pertamanya di tahun 1997 adalah kompilasi CD yang bertitel "Masa indah banget sekalipisan." Band-band indie yang ikut serta di kompilasi ini antara lain adalah Burger Kill, Puppen, Papi, Rotten To The Core, Full of Hate dan Waiting Room, sebagai satu- satunya band asal Jakarta.
Band-band yang sempat di besarkan oleh komunitas Reverse iniantaralain PAS dan Puppen. PAS sendiri di tahun 1993 menorehkan sejarah sebagai band Indonesia yang pertama kali merilis album secara independen. Mini album mereka yang bertitel "Four Through The S.A.P" ludesterjual 5000 kaset dalam waktu yang cukup singkat. Mastermind yang melahirkan ide merilis album PAS secara independen tersebut adalah (alm) Samuel Marudut. Beliau adalah Music Director Radio GMR, sebuah stasiun radio rock pertama di Indonesia yang kerap memutar demo-demo rekaman band-band rock amatir
asal Bandung, Jakarta dan sekitarnya.
Tragisnya, di awal 1995 Marudut di temukan tewas tak bernyawa di kediaman Krisna Sucker Head di Jakarta. Yang mengejutkan, kematiannya ini, menurut Krisna, di iringi lagu The End dari album Best of The Doors yang di putarnya pada tape di kamar Krisna. Sementara itu Puppen yang di bentuk pada tahun 1992 adalah salah satu pionir hardcore lokal yang hingga akhir hayatnya di tahun 2002 sempat merilis tiga album yaitu, Not A Pup E.P. (1995), MK II (1998) dan Puppen s/t (2000). Kemudian menyusul Pure Saturday dengan albumnya yang self-titled. Album ini kemudian di bantu
promosinya oleh Majalah Hai.Kubik juga mengalami hal yang sama, dengan cara bonus kaset 3 lagu sebelum rilis albumnya.
Agak ke-timur, masih di Bandung juga, kita akan menemukan sebuah komunitas yang menjadi episentrum underground metal disana, komunitas Ujung Berung. Dulunya di daerah ini sempat berdiri Studio Palapa yang banyak berjasa membesarkan band-band underground cadas macam Jasad, Forgotten, Sacrilegious, Sonic Torment, Morbus Corpse, Tympanic Membrane, Infamy, Burger Kill dan sebagainya.

Di sinilah kemudian pada awal 1995 terbit fanzine musik pertama di Indonesia yang bernama Revograms Zine.Editornya Dinan, adalah vokalis band Sonic Torment yang memiliki single unik
berjudul "Golok Berbicara". Revograms Zine tercatat sempat tiga kali terbit dan kesemua materi isinya membahas band-band metal/hardcore lokal maupun internasional.
Kemudian tak lamakemudian fanzine indie seperti Swirl, Tigabelas, Membakar Batas dan yang lainnya ikut meramaikan media indie. Ripple dan Trolley muncul sebagai majalah yang membahas kecenderungan subkultur Bandung dan jug lifestylenya. Trolley bangkrut tahun 2002, sementara Ripple berubah dari pocket magazine ke format majalah standar. Sementara fanzine yang umumnya foto kopi-an hingga kini masih terus eksis.
Serunya di Bandung tak hanya musik ekstrim yang maju tapi juga scene indie popnya.Sejak Pure Saturday muncul, berbagai band indie pop atau alternatif, seperti Cherry Bombshell, Sieve, Nasi Putih hingga yang terkini seperti The Milo, Mocca, Homogenic. Begitu pula scene ska yang sebenarnya sudah ada jauh sebelum trend skabesar. Band seperti Noin Bullet dan Agent Skins sudah lama mengusung genre musik ini.
Siapapun yang pernah menyaksikan konser rock underground di Bandung pasti takkan melupakan GOR Saparua yang terkenal hingga ke berbagai pelosok tanah air. Bagi band-band indie, venue ini laksana gedung keramat yang penuh daya magis. Band luarBandung manapun kalau belum di  baptis' di sini belum afdhal rasanya. Artefak subkultur bawah tanah Bandung paling legendaris ini adalah saksi bisu digelarnya beberapa rock show fenomenal seperti Hullabaloo, Bandung Berisik hingga Bandung Underground. Jumlah penonton setiap acara-acara di atas tergolong spektakuler, antara
5000 7000 penonton! Tiket masuknya saja sampai di perjual-belikan dengan harga fantastis segala oleh para calo. Mungkin ini merupakan rekor tersendiri yang belum terpecahkan hingga saat ini di Indonesia untuk ukuran rock show underground.
Sempat di juluki sebagai barometer rock underground di Indonesia,Bandung memang merupakan kota yang menawarkan sejuta gagasan-gagasan cerdas bagi kemajuan scene nasional. Booming distro yang melanda seluruh Indonesia saat ini juga dipelopori oleh kota ini. Keberhasilan menjual album indie hingga puluhan ribu keping yang dialami band Mocca juga berawal dari kota ini. Bahkan Burger Kill, band hardcore Indonesia yang pertama kali teken kontrak dengan major label, Sony Music Indonesia, juga di besarkan di kota ini.
Belum lagi majalah Trolley (RIP) dan Ripple yang se-akan menjadi reinkarnasi Aktuil di jaman sekarang, tetap loyal memberikan porsiter besar liputannya bagi band-band indie lokal keren macam Koil, Kubik, Balcony, The Bahamas, Blind To See, Rocket Rockers, The Milo, Teenage Death Star, Komunal hingga The S.I.G.I.T. Coba cek webzine Bandung, Death Rock Star (www.deathrockstar.tk) untuk membuktikannya. Asli, kota yang satu ini memang nggak ada matinya ( Sumber:www.musikbawatanah.blogspot.com )

Senin, 21 Januari 2013

sejarah singkat hardcore


sepintas sejarah musik hardcore
Munculnya musik Hardcore pada tahun 1970-an.Hardcore awalnya berasal dari musik punk, ada 3 Band yang awalnya membentuk aliran musik hardcore ini. Musik Hardcore ini juga banyak disebut sebagai musik underground karena kebanyakan komunitas musik ini tidak dipublikasikan ke masyarakat dan khlayak luas. Orang tidak akan mengenal siapa sajayang ada di musik Hardcore ini karena tidak mempunyai karakter yang subjektif, musik punk disini dapat dipublikasikan dan dapat dikenal dari ciri khas dan gaya - gaya mereka. dan dikomunitas Hardcore ini tidak memandang profesi siapa dan darimana asal serta umur orang itu.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioY07fY7qYwrCT3BudDVa6UP3-g1tbxe5a47tENV7t__v3ITE3k7PCw_qEsn_q7JWw8kFKkfitA7VIsAarMMAWGzg0APdx30Dt13MT9yfAgfXR6uicwyRwwT4l4Lm-5dkiuGQS153pIuE/s400/tumblr_le16cqM7iI1qfvkm1o1_400.jpg
 Di aliran musik ini terdiri dari 3 Band yang mendirikannya, Pertama yaitu Bad Brain yang menyebarkan aliran Hardcore dengan mengadakan konser - konser disebagian kota, sehingga musik Hardcore dapat dikenal oleh khalayak dan masyarakat luas.Kemudian yang kedua yaitu ada Bad Flag, mereka membentuk aliran ini dengan merubah aransemen lagu step - step menjadi lebih cepat, sehingga Hardcore mempunyai karakter musik sendiri.dan ketiga adalah Minor Threat pada Band ini yang membedakan antara musik Punk dan Hardcore dengan menyerukan straight age pada komunitasnya yaitu dengan mengajak komunitas Hardcore untuk hidup lebih positif karena pada era tahun 1970-an tersebut banyak pemuda yang menyukai aliran punk yang meninggal dunia dengan sia - sia dikarenakan Narkoba. Minor Threat mengajak bahwa Hardcore yang beraliran keras bukan berarti harus memakai dan menggunakan Narkoba. Straight Age yang kemudian pecah menjadi 2 bagian,yaitu bagian positif yaitu pengikut dari Vegetarian sampai tidak yang merokok, sedangkan bagian yang Negatif kebalikannya.
MUSIK HARDCORE DI INDONESIA
Musik Hardcore sudah eksis di Indonesia pada tahun akhir 1980-an. Dengan fenomena yang ada menyebabkan sebagian dari punker mulai melahirkan scene-scene hardcore punk. Sehingga musik hardcore di Indonesia sangat kental dengan warna punk.
Dikarenakan masih sangat sedikitnya scene hardcore maka scene terbagi menjadi dua kaum, yaitu kaum individu yang lebih suka menikmati musik hardcore dengan sosialisasi yang secukupnya dan kaum yang sangat suka bersosialisasi (membaur dengan komunitas punk). Hal ini terjadi sampai sekitar pertengahan tahun 1990-an. Tahun 90-an bisa dibilang tahun musik hardcore di Indonesia dan puncaknya pada akhir tahun 1990 ditandai dengan mulainya pertunjukan-pertunjukan di berbagai tempat menampilkan 100% band hardcore (yang sebelumnya selalu mencampur dengan band punk) dan kemudian musik hardcore mulai membaur dengan melodicore.
Dengan semakin banyaknya band hardcore bersamaan pula munculnya records D.I.Y yang menyalurkan kreatifitas band seperti pinball records dan ffgrecords. Di Indonesia kota Jakarta adalah kota yang memiliki banyak band hardcore, untuk di kota lain umumnya hardcore dibawa dan berkembang dari individu anak Jakarta yang kuliah di luar kota ataupun bekerja. Band Hardcore Jakarta antara lain adalah Anti Septic, Triple X, Straight Answer, Dirty Edge, Popcorn, Sugesti X, Secret Agent. Depok juga memiliki DC crew,biduan error: Thinking Straight dan juga band-band Depok lainnya yang mayoritas mengusung oldschool hardcore punk serta di daerah Menteng Jakarta Pusat yang dikenal dengan Taman Suropati banyak band-band pengusung hardcore punk seperti Speed Kill, Sing It, The Borstal, Snacky, Majesty, Naughty Sex Party, Headline dan masih banyak lagi.
Setelah era oldschool, hardcore amerika, hardcore oldscholl eropa ke newschool maka dimulailah hardcore yang didominasi dengan musik lebih kental musik metalnya seperti Jumbo Jet bahkan emo, hingga saat ini (tahun 2000-an)

Fakta Tentang Javier Hernandez Balcazar Chicharito "si kacang polong kecil"


Di setiap klub sepakbola baik yang besar maupun yang kecil pasti mempunyai pemain yang sangat berkarakteristik yang membuat pemain tersebut menjadi lebih dikenal. Dan disini saya akan menjelaskan sedikit dari keunikan lain yang dimiliki oleh pemain Manchester United yang bernomor punggung 14 yaitu Javier Hernandez Balcazar atau yang sering dikenal dengan nama "Chicharito".

1. Semua gol yang diciptakan Chicharito untuk Manchester United tidak pernah diciptakan diluar kotak penalti, semua golnya diciptakan dari dalam kotak penalti.

2. Di setiap awal pertandingan, Chicharito selalu berdoa layaknya orang islam tetapi agama asli darinya adalah Katolik Ortodox Meksiko.

3. Tetapi seperti yang dikutip dari CNN News: "I'm not a Muslim, but I do admire the Prophet Mohammad S.A.W and Islam."

4. 3 generasi berbeda dari keluarga Balcazar memulai karir sepakbolanya di klub Chivas Guadalajara. Diawali kakeknya yaitu Tomas Balcazar, sang ayah Javier Hernandez Sr., dan terakhir Chicharito.

5. Julukan Chicharito (kacang polong kecil) berasal dari warna matanya yang berwarna hijau seperti kacang polong. Sang ayah sendiri pada masanya berjuluk Chicharo (kacang polong).

6. Dengan tinggi hanya 175 cm. Chicharito mampu melesakkan golnya melalui kepala di musim ini sudah sebanyak 10 gol atau sekitar 40% dari golnya di semua ajang.


7. Di piala dunia tahun 2010 lalu, Chicharito menjadi pelari yang tercepat dengan kecepatannya yaitu 32,2 km/jam.

8. Di setiap latihan, Chicharito sering menjadi yang pertama datang ke tempat latihan dan menjadi yang terakhir menyudahi latihannya. Ini dikarenakan dia ingin menambah berat badannya dan untuk mempermudah adaptasinya di Inggris


Ya itulah sedikit mengenai keunikan dari Chicharito, dengan pemain yang dibeli dengan harga "murah" mampu menjadi idola baru di klub sebesar Manchester United.